BALI, ELANGBALI.COM — Insiden memalukan terjadi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Jumat (10/10) malam. Sekitar pukul 20.00 Wita, seluruh area terminal mendadak blackout, gelap total tanpa peringatan. Dalam hitungan detik, suasana sibuk bandara berubah jadi kepanikan massal. Ribuan penumpang berlarian, sistem digital mati total, dan anak-anak menangis ketakutan.
Listrik padam hampir satu jam penuh, membuat operasional bandara lumpuh. Sistem check-in berhenti, layar informasi penerbangan gelap, dan hanya beberapa titik yang menyala dengan penerangan darurat. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar: Bagaimana mungkin bandara kelas dunia tak memiliki cadangan listrik yang memadai
“Semua langsung gelap, orang-orang panik. Kami kira ada keadaan darurat. Ini sungguh mengecewakan,” ungkap seorang penumpang tujuan Jakarta yang terjebak dalam kegelapan malam itu.
Yang lebih mencengangkan, hingga kini pihak pengelola Bandara Ngurah Rai belum memberikan penjelasan resmi. Tidak ada klarifikasi, tidak ada permintaan maaf publik. Publik menilai, ini bukan sekadar gangguan teknis,ini pelanggaran terhadap standar pelayanan dan keamanan penerbangan internasional.
Bandara Ngurah Rai adalah gerbang utama pariwisata Indonesia, simbol kemegahan Bali di mata dunia. Namun insiden ini justru memperlihatkan kelemahan fatal dalam sistem pengelolaan infrastruktur vital.
Warganet pun ramai menyindir di media sosial:
“Katanya bandara internasional, tapi lampu aja nggak tahan sejam.”
“Kalau turis luar lihat ini, malu banget. Bali terang, tapi bandara gelap!”
Kejadian ini harus jadi alarm keras bagi pihak otoritas dan pengelola bandara. Evaluasi total wajib dilakukan — mulai dari kesiapan genset darurat, sistem kontrol, hingga tanggap krisis.
Karena bagi publik, padamnya lampu di Bandara Ngurah Rai bukan sekadar masalah teknis, tapi cermin lemahnya pengawasan di salah satu simpul vital negara.
Bali boleh bersinar dengan cahaya pariwisatanya, tapi semalam, Ngurah Rai benar-benar tenggelam dalam kegelapan dan kebingungan.
( tim )







