ELANGBALI.COM –Karangasem – Suasana salah satu sekolah dasar di wilayah Pemuteran, Rendang, Karangasem mendadak ricuh setelah terjadi insiden pemukulan terhadap seorang guru. Kejadian berawal ketika seorang murid kelas 1 SD terjatuh sendiri di lingkungan sekolah. Namun, pihak keluarga murid merasa tidak terima karena pihak sekolah tidak segera memberi kabar terkait insiden tersebut.
Kemarahan orang tua murid pun memuncak. Mereka datang ke sekolah dengan emosi, sempat mengincar seorang guru perempuan. Namun, secara tiba-tiba guru olahraga yang sedang berada di lokasi justru menjadi sasaran pemukulan.
Alasan pemukulan itu, menurut keterangan orang tua murid, karena anaknya yang lahir secara prematur dianggap memiliki kondisi fisik lebih rentan, sehingga insiden jatuh tersebut membuat mereka tersulut emosi.
Kasus ini kini sudah ditangani oleh pihak kepolisian. Kapolsek Rendang memastikan bahwa tersangka berinisial I Made Suyasa alias Saleh telah diamankan. Untuk kepentingan proses hukum lebih lanjut, penahanan tersangka dititipkan ke Polres Karangasem.
Seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya menyampaikan, sebelum diamankan aparat, tersangka sempat berusaha mencari perlindungan ke beberapa tempat, namun akhirnya berhasil ditangkap.
Hingga kini, proses hukum masih berjalan, dan pihak sekolah diminta tetap menjalankan aktivitas belajar mengajar seperti biasa. Polisi juga mengimbau masyarakat agar menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke jalur hukum dan tidak terprovokasi isu-isu yang bisa memperkeruh keadaan.







