Alumni Akpol 1996 Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi Tegaskan Loyalitas dan Sinergi Kepemimpinan

PEKANBARU, ELANGBALI.COM — Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 yang kini menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau, Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi, menyampaikan rasa bangga dan haru mendalam atas penugasan yang diembannya di Bumi Lancang Kuning. Baginya, bertugas di jajaran Polda Riau bukan sekadar amanah jabatan, melainkan sebuah perjalanan emosional yang sarat makna pengabdian, persaudaraan, dan tanggung jawab institusional.

Hal tersebut disampaikan Brigjen Hengki saat menghadiri kegiatan di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Rabu (14/01/2026). Ia menegaskan bahwa penugasan ini menjadi istimewa karena memberinya kesempatan untuk kembali bekerja bersama Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, sosok yang telah lama dikenalnya sejak masa pendidikan di Akademi Kepolisian.

Bacaan Lainnya

“Ini merupakan suatu kebanggaan bisa bertugas di Polda Riau. Terlebih, Pak Kapolda ini sudah seperti saudara saya sendiri,” ujar Brigjen Hengki dengan nada penuh ketulusan.

Ia mengenang perjalanan panjang kebersamaan mereka yang terjalin sejak bangku pendidikan Akpol, hingga kembali dipertemukan dalam berbagai penugasan strategis, termasuk saat bersama-sama bertugas di Polda Metro Jaya. Menurutnya, ikatan emosional dan profesional yang telah terbangun selama puluhan tahun itu menjadi fondasi kuat dalam membangun komunikasi, koordinasi, dan soliditas kepemimpinan di tubuh Polda Riau.

“Sejak dari pendidikan Akademi Kepolisian kami satu angkatan. Kemudian bertugas di Polda Metro Jaya, kami juga bersama-sama di sana,” ungkapnya.

Brigjen Hengki menilai, kedekatan personal yang dilandasi kesamaan nilai, pengalaman, dan visi pengabdian tersebut merupakan modal besar dalam menciptakan sinergi kepemimpinan yang efektif. Dalam menghadapi berbagai tantangan kamtibmas di Riau, terutama persoalan premanisme dan kriminalitas jalanan, keselarasan cara pandang antara Kapolda dan Wakapolda menjadi kunci utama.

Ia secara khusus menyebut Irjen Pol Dr. Herry Heryawan sebagai mentor yang banyak memberikan pelajaran berharga, terutama dalam hal keberanian, ketegasan, dan ketangguhan mental aparat penegak hukum saat berhadapan dengan kelompok-kelompok kriminal.

“Kami sudah pernah berkolaborasi dalam memberantas premanisme. Saya ingat betul pesan beliau, jangan lihat seramnya preman, karena memang itu tujuan mereka, untuk menakut-nakuti. Jangan sampai polisi justru takut pada preman,” tuturnya.

Pesan tersebut, lanjut Brigjen Hengki, menjadi prinsip hidup dan pedoman profesional yang terus ia pegang hingga saat ini. Ia menegaskan bahwa keberanian seorang aparat kepolisian tidak hanya diukur dari kekuatan fisik, tetapi juga dari kekuatan mental, keyakinan diri, serta integritas dalam menegakkan hukum secara tegas dan adil tanpa rasa gentar.

“Kalau mereka gila, kita gunakan cara-cara yang terukur tapi tegas untuk menangkapnya. Itulah ajaran Pak Kapolda dulu. Beliau adalah mentor saya dalam memberantas premanisme. Sekarang saya harus hadir mendampingi saudara saya di sini. Kalau beliau adalah nahkoda, maka saya adalah mualimnya, yang bertanggung jawab atas arah navigasi kapal, termasuk keselamatan seluruh awak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Brigjen Hengki menekankan bahwa di dalam tubuh kepolisian tidak boleh ada perbedaan arah maupun ego sektoral yang justru dapat menghambat pencapaian tujuan besar institusi. Menurutnya, seluruh kebijakan dan langkah strategis Polda Riau harus selaras dan sejalan dengan visi nasional.

“Kami akan bersifat situasional dan adaptif dalam mengarahkan navigasi kapal ini. Jangan sampai visi dan misi Presiden, visi dan misi Kapolri, serta visi dan misi Polda Riau tidak berjalan seiring. Saya ingin semuanya sampai ke tujuan,” pungkasnya.

Dengan semangat persaudaraan, loyalitas, dan komitmen yang kuat, Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi menegaskan kesiapan dirinya untuk mendukung penuh kepemimpinan Kapolda Riau, demi terwujudnya Polri yang Presisi, humanis, dan tegas dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di Bumi Lancang Kuning.

( dd99 )

Pos terkait