Wajah Tigran Denre Sonda, DPO Narkoba Jelang DWP 2025 Akhirnya Serahkan Diri

JAKARTA, ELANGBALI.COM – Tabir pelarian buronan kasus narkotika berskala internasional akhirnya tersingkap. Tigran Denre Sonda, Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam pengungkapan jaringan peredaran narkoba yang digagalkan menjelang gelaran Djakarta Warehouse Project (DWP) 2025 di Bali, resmi menyerahkan diri ke Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Rabu (24/12/2025). Penyerahan diri ini sekaligus mengakhiri perburuan intens aparat terhadap salah satu figur kunci dalam jaringan kokain lintas negara.

Bareskrim Polri membenarkan penyerahan diri tersebut. Begitu tiba, Tigran langsung diamankan dan menjalani pemeriksaan mendalam guna menelusuri perannya dalam jaringan narkotika yang disebut-sebut dirancang untuk menyuplai peredaran narkoba menjelang salah satu festival musik terbesar di Asia Tenggara itu. Aparat memastikan proses hukum dilakukan secara profesional dan berlapis, mengingat skala perkara yang menyentuh jaringan internasional.

Bacaan Lainnya

Nama Tigran Denre Sonda bukan sosok asing dalam pusaran kasus ini. Ia diketahui merupakan suami dari selebgram Donna Fabiola, yang sebelumnya telah lebih dulu diamankan aparat bersama 16 tersangka lainnya. Keterkaitan ini semakin menguatkan dugaan bahwa jaringan tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan terorganisir rapi dengan peran masing-masing yang saling terhubung.

Dari pemeriksaan awal, Tigran mengakui bahwa dirinya memperoleh kokain dari jaringan lintas negara yang melibatkan warga negara Malaysia. Ia disebut telah menjalankan transaksi narkotika tersebut selama kurang lebih satu tahun, menggunakan modus klasik namun berisiko tinggi: menyelundupkan kokain dari Malaysia ke Indonesia melalui koper. Modus ini menandakan adanya celah pengawasan yang coba dimanfaatkan sindikat, sekaligus menunjukkan keberanian pelaku dalam memainkan jalur internasional.

Meski terlibat aktif dalam peredaran, hasil tes urine Tigran dinyatakan negatif narkotika. Namun Bareskrim menegaskan, fakta tersebut sama sekali tidak menghapus dugaan keterlibatan pidananya sebagai bagian dari jaringan pengedar. Penyidikan tetap berlanjut dan kini difokuskan untuk membongkar struktur sindikat secara menyeluruh, termasuk alur distribusi, pemasok utama, serta kemungkinan adanya aktor lain yang berperan sebagai pengendali dari balik layar.

Hingga saat ini, Bareskrim Polri telah mengamankan 17 tersangka dari enam sindikat narkoba berbeda yang diduga berkaitan dengan upaya peredaran narkotika jelang DWP 2025. Namun pekerjaan rumah aparat belum selesai. Sebanyak tujuh orang lainnya masih berstatus buron, dan diyakini memegang peran strategis dalam jaringan tersebut.

Penyerahan diri Tigran Denre Sonda menjadi titik penting dalam pengungkapan kasus ini, namun sekaligus membuka bab baru: seberapa luas jaringan narkotika internasional yang berupaya memanfaatkan momentum event besar untuk melancarkan aksinya. Bareskrim menegaskan komitmennya untuk menelusuri kasus ini hingga ke akar, memastikan tidak ada satu pun pelaku yang lolos dari jerat hukum, serta menutup rapat ruang gerak sindikat narkoba di Indonesia.

Pos terkait