Polres Jembrana Ungkap Sanksi Tegas: Tiga Personel Melanggar, Satu Terancam PTDH

Foto : Ist : Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H., S.I.K., M.I.K., seusai konferensi pers akhir tahun di Mapolres Jembrana, Rabu (31/12/2025).

Bacaan Lainnya

JEMBRANA, ELANGBALI.COM – Kepolisian Resor (Polres) Jembrana membuka secara transparan catatan kinerja dan disiplin internal sepanjang tahun 2025. Di tengah deretan prestasi dan penghargaan yang diberikan kepada ratusan personel berprestasi, institusi ini juga tak menutup mata terhadap pelanggaran yang mencoreng profesionalisme aparat penegak hukum.

Kapolres Jembrana, AKBP I Kadek Citra Dewi Suparwati, menegaskan bahwa penegakan disiplin menjadi komitmen utama dalam menjaga marwah dan kepercayaan publik terhadap Polri. Sepanjang 2025, tercatat tiga personel Polres Jembrana harus berhadapan dengan proses hukum internal akibat pelanggaran aturan.

Dari jumlah tersebut, satu personel dijatuhi sanksi pelanggaran disiplin, sementara dua personel lainnya harus menjalani sidang kode etik profesi Polri. Lebih serius lagi, salah satu personel yang menjalani proses etik kini berada di ujung karier kepolisian karena terancam dikenai sanksi paling berat, yakni Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

“Setiap pelanggaran pasti ada konsekuensinya. Tidak ada ruang kompromi bagi anggota yang melanggar aturan, apalagi mencederai kepercayaan masyarakat,” tegas AKBP Citra Dewi dalam keterangannya.

Namun demikian, Kapolres menekankan bahwa kasus pelanggaran tersebut hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan kekuatan Polres Jembrana. Dari total 727 personel yang bertugas, mayoritas dinilai menunjukkan dedikasi, integritas, dan kinerja yang patut diapresiasi.

Sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas dan prestasi kerja, Polres Jembrana memberikan penghargaan tahunan kepada 128 personel yang dinilai berprestasi dan memiliki kualitas kerja unggul. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa institusi tidak hanya tegas dalam memberikan sanksi, tetapi juga adil dalam memberikan apresiasi.

“Kami memastikan personel yang memiliki kualitas dan kinerja bagus akan mendapatkan penghargaan. Secara umum, kinerja anggota Polres Jembrana sepanjang tahun ini sangat baik,” ujar Kapolres.

Langkah terbuka Polres Jembrana ini menjadi pesan kuat bahwa profesionalisme, disiplin, dan integritas bukan sekadar slogan. Sanksi tegas bagi pelanggar dan penghargaan bagi yang berprestasi menjadi dua sisi kebijakan yang berjalan seimbang, demi mewujudkan Polri yang bersih, berwibawa, dan semakin dipercaya masyarakat.

( dd99 )

Pos terkait