JAKARTA, ELANGBALI.COM – Menjelang satu tahun masa kepemimpinannya, Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, menegaskan komitmen nyata pemerintah dalam menegakkan hukum dan memulihkan kedaulatan negara atas sumber daya alam.
Dalam forum Forbes Global CEO Conference 2025, Presiden Prabowo mengungkapkan capaian signifikan pemerintah dalam menertibkan praktik ilegal di berbagai sektor strategis nasional.
Sedikitnya 1.000 tambang timah ilegal di Bangka dan Belitung telah ditindak, sementara lebih dari 5 juta hektare lahan sawit bermasalah berhasil ditertibkan dan diambil alih negara.
“Saya disumpah untuk menegakkan hukum. Pemerintah ini harus menegakkan hukum. Dan saya bertekad untuk menegakkan hukum. Hukum adalah hukum. Peraturan adalah peraturan. Mereka yang melanggar hukum harus berurusan dengan hukum,” tegas Presiden Prabowo.
Langkah tegas ini menunjukkan arah baru pemerintahan: tidak ada toleransi terhadap penyelundupan, perampasan, dan pelanggaran hukum yang merugikan negara serta rakyat.
Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah Indonesia harus dihormati oleh semua pihak, baik di dalam maupun luar negeri.
“Negara ini berdaulat. Kita telah memulihkan banyak aset secara efisien,” ujarnya.
Kebijakan tegas ini menandai era baru kepemimpinan nasional — pemerintahan yang kuat, bersih, dan berdaulat atas kekayaan alam Indonesia, memastikan setiap tetes hasil bumi dikembalikan untuk kesejahteraan rakyat.
( dede99 )







