Denpasar – Semangat kebersamaan, disiplin, dan sportivitas mewarnai perayaan 4th Anniversary Dojo Paganza Lemkari Bali yang dirangkaikan dengan 3rd Anniversary Maru Sport di Denpasar. Mengusung slogan “Semangat, Disiplin, Berprestasi” serta tema “Bersatu dalam Dojo, Kuat dalam Prestasi”, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus mempertegas komitmen dalam membina generasi karateka yang berkarakter, berintegritas, dan berprestasi. (17/7/2026)
Sekitar 60 kohai (siswa karate) mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Kehadiran para orang tua yang memberikan dukungan langsung kepada putra-putri mereka turut menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kebersamaan antara pelatih, pengurus, atlet, dan keluarga menjadi bukti bahwa keberhasilan seorang karateka lahir dari sinergi seluruh elemen dalam proses pembinaan.
Lebih dari sekadar perayaan hari jadi, kegiatan ini menjadi refleksi perjalanan Dojo Paganza selama empat tahun dalam membangun karakter generasi muda melalui seni bela diri karate. Di dalam dojo, para kohai tidak hanya dibekali kemampuan teknik bertanding, tetapi juga dididik untuk menjunjung tinggi nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kejujuran, rasa hormat, serta semangat pantang menyerah sebagai bekal menghadapi kehidupan.
Keberhasilan Dojo Paganza hingga memasuki usia keempat tidak terlepas dari dedikasi tim pelatih yang konsisten membina para karateka. Pembinaan dipimpin oleh Made Sutama penyandang Sabuk Hitam Dan IV, didampingi Ida Bagus Purna Werdi penyandang Sabuk Hitam Dan IV, serta Fajar penyandang Sabuk Hitam Dan II. Ketiganya terus mengembangkan kemampuan teknik, mental bertanding, sekaligus membentuk karakter siswa agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berintegritas.
Di sisi organisasi, Dojo Paganza berada di bawah pembinaan I Putu Arianta selaku Pembina Dojo. Kepemimpinan organisasi dijalankan oleh Fajar sebagai Ketua Dojo bersama Dananjaya selaku Wakil Ketua. Kepengurusan juga diperkuat oleh Gde Suryawan, Erlangga, dan Komang Ayu, yang seluruhnya merupakan penyandang Sabuk Hitam Dan I. Sinergi pengurus menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan serta memperluas prestasi para karateka di berbagai kejuaraan.
Perayaan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus Lemkari Bali, di antaranya Ketua Umum Lemkari Bali I Wayan Mudra, Majelis Sabuk Hitam I Wayan Guntur, dan Dewan Guru I Wayan Ardika. Dalam kesempatan itu, mereka memberikan motivasi kepada seluruh kohai agar terus berlatih dengan tekun, menjaga etika, serta menjadikan karate sebagai jalan pembentukan karakter, bukan sekadar olahraga untuk meraih kemenangan.
Dukungan juga datang dari unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat. Hadir Kelian Adat Pagan Kaja dan Kelian Dinas Pagan Kaja yang mengapresiasi konsistensi Dojo Paganza dalam membina generasi muda. Mereka menilai keberadaan dojo memberikan kontribusi positif dalam membangun karakter anak-anak dan remaja agar memiliki disiplin, rasa percaya diri, serta terhindar dari berbagai pengaruh negatif.
Perayaan semakin istimewa dengan kehadiran Ni Putu Tutik Kusuma Wardhani, S.M., M.M., M.Kes., Anggota Komisi IX DPR RI. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada seluruh pelatih dan pengurus yang terus berkomitmen membangun generasi muda melalui olahraga bela diri. Menurutnya, karate memiliki peran strategis dalam membentuk fisik yang sehat, mental yang kuat, etika yang baik, serta jiwa kepemimpinan sejak usia dini. Ia berharap pembinaan olahraga karate terus mendapat dukungan agar mampu melahirkan atlet-atlet yang mengharumkan nama Bali dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Empat tahun perjalanan Dojo Paganza menjadi bukti bahwa konsistensi, kerja keras, dan kebersamaan mampu melahirkan organisasi yang sehat dan berprestasi. Sementara tiga tahun kiprah Maru Sport menunjukkan bahwa kolaborasi yang kuat dapat menghadirkan inovasi dalam pembinaan atlet dan pengembangan prestasi.
Mengusung semangat “Semangat, Disiplin, Berprestasi” serta “Bersatu dalam Dojo, Kuat dalam Prestasi”, keluarga besar Dojo Paganza Lemkari Bali dan Maru Sport optimistis akan terus menjadi rumah bagi lahirnya karateka-karateka tangguh yang tidak hanya mampu meraih prestasi di arena pertandingan, tetapi juga menjadi pribadi yang santun, bertanggung jawab, serta bermanfaat bagi masyarakat.
Perayaan ini menjadi pengingat bahwa prestasi besar selalu diawali dari latihan yang disiplin, kerja keras yang konsisten, dukungan keluarga, serta kebersamaan yang kokoh. Dengan semangat tersebut, Dojo Paganza Lemkari Bali siap melangkah menuju pencapaian yang lebih tinggi, membawa harum nama organisasi, Bali, dan Indonesia di berbagai ajang kompetisi.
Yadon.







