BENGKULU, ELANGBALI.COM – Sosok Kombes Pol Puji Prayitno, perwira menengah Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 1999, kini resmi mengemban amanah sebagai Kapolresta Bengkulu. Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2781/XII/KEP/2025 tertanggal 15 Desember 2025, yang menandai babak baru kepemimpinan kepolisian di wilayah Kota Bengkulu.
Bagi masyarakat Bengkulu, nama Puji Prayitno bukanlah sosok asing.
Ia dikenal sebagai perwira yang murah senyum, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat, baik dalam interaksi langsung di lapangan maupun melalui media sosial. Karakter kepemimpinan yang humanis tersebut membuatnya mendapatkan tempat tersendiri di hati masyarakat, khususnya generasi muda yang aktif di ruang digital.
Sebelum dipercaya menjabat sebagai Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Puji Prayitno mengemban tugas sebagai Staf Ahli Kapolri di Polda Bengkulu. Jabatan tersebut menempatkannya sebagai figur strategis dalam memberikan masukan kebijakan dan analisis kepada pimpinan kepolisian daerah.
Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Wadir Samapta Polda Bengkulu, posisi yang menuntuya kemampuan manajerial dan operasional dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Jejak pengabdian Puji Prayitno di Bengkulu terbilang panjang dan sarat pengalaman lapangan. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Kapolres Rejang Lebong dan Kapolres Kaur, dua wilayah dengan karakteristik sosial dan geografis yang berbeda. Dari pengalaman tersebut, ia dikenal sebagai pemimpin yang mengedepankan pendekatan persuasif, penegakan hukum yang profesional, serta keterbukaan dalam menerima aspirasi masyarakat.
Di era digital saat ini, Kombes Pol Puji Prayitno juga menjadi salah satu contoh figur Polri yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan media sosial. Melalui akun TikTok pribadinya, ia aktif menyampaikan pesan-pesan positif, edukasi kamtibmas, serta konten inspiratif yang humanis dan membumi.
Tak heran, akun tersebut telah diikuti oleh sekitar 551 ribu pengikut, menjadikannya salah satu perwira Polri dengan basis pengikut media sosial yang cukup besar.
Kehadirannya di platform digital bukan sekadar untuk popularitas, melainkan sebagai sarana membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat. Melalui media sosial, Puji Prayitno berupaya mendekatkan institusi Polri dengan publik, sekaligus mengikis sekat formal antara aparat penegak hukum dan warga.
Dengan latar belakang pengalaman struktural, kedekatan dengan masyarakat, serta kemampuan beradaptasi di ruang digital, Kombes Pol Puji Prayitno diharapkan mampu membawa warna kepemimpinan yang humanis, profesional, dan modern di Polresta Bengkulu. Tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah perkotaan yang dinamis menjadi agenda penting yang akan dihadapinya ke depan.
Penunjukan Puji Prayitno sebagai Kapolresta Bengkulu bukan hanya soal rotasi jabatan, tetapi juga mencerminkan kepercayaan institusi Polri terhadap sosok pemimpin yang mampu menjembatani penegakan hukum, pelayanan publik, dan komunikasi sosial secara seimbang. Masyarakat Bengkulu pun menaruh harapan besar agar kepemimpinannya dapat semakin memperkuat rasa aman, keadilan, dan kepercayaan publik terhadap Polri.
( dd99 )







