DENPASAR, ELANGBALI.COM – Sosok Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana adalah cerminan seorang prajurit, pemimpin, sekaligus birokrat yang mengabdikan diri tanpa henti kepada Tanah Air.
Lahir pada 5 Februari 1964, putra daerah asal Sanur, Bali ini telah menapaki perjalanan panjang di dunia militer hingga birokrasi pertahanan, menjadikannya salah satu tokoh penting Indonesia dalam bidang ketahanan nasional dan ketahanan pangan masa kini.
Sejak tahun 2022, ia dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Asisten Khusus Menteri Pertahanan Bidang Ketahanan Pangan dalam Kabinet Indonesia Maju di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
Karier gemilang Purwalaksana berakar dari keteguhan disiplin sejak masa pendidikannya di Akademi Militer (Akmil) tahun 1987, tempat yang menjadi fondasi karakter keprajuritan seorang prajurit petarung. Bernaung di korps Infanteri dan kemudian memperkokoh kiprahnya di satuan elite Kopassus, ia menempuh berbagai pendidikan bergengsi seperti Latsar PARA, Kursus Komando, Diklapa, Freefall, Combat Instructor Course, hingga menamatkan pendidikan strategis di Sesko TNI dan Lemhannas.
Rangkaian pendidikan itu menjadi bukti dedikasi seorang prajurit yang selalu siap ditempatkan di garis depan demi menjaga kedaulatan bangsa.
Perjalanan kariernya dimulai sebagai Perwira Pertama di Brigif Linud 17/Kostrad. Dari Danru hingga Danki, dari Danunit hingga Danden di Grup 1 Kopassus, Purwalaksana mengambil setiap amanah dengan penuh tanggung jawab. Ketika menjadi Mayor, ia turut memperkuat struktur operasi melalui jabatan Pabandya Ren Ops Kostrad.
Kariernya terus menanjak ketika dipercaya sebagai Danyonif Linud 328/Dirgahayu, salah satu batalyon kebanggaan Kostrad yang sarat sejarah.Sebagai perwira menengah, ia kemudian memegang sejumlah jabatan strategis seperti Komandan Kodim 0419/Tanjung Jabung, Waasops Kodam VI/Tanjungpura, hingga Kasbrigif Linud 17/Kujang I Kostrad.
Dedikasinya kembali mengalir ke tanah kelahiran saat menjabat sebagai Danrem 163/Wira Satya di Bali, di mana ia turut memperkuat keamanan, stabilitas, dan sinergi dengan masyarakat adat serta pemerintah daerah.Memasuki level perwira tinggi, karier Purwalaksana semakin melesat.
Sebagai Brigadir Jenderal, ia dipercaya menjadi Karo Tata Usaha Setjen Kemhan RI. Selanjutnya ketika menyandang pangkat Mayor Jenderal, beliau menduduki kursi Kabadiklat Kemhan dan Dirjen Kuathan Kemhan—dua jabatan penting yang berhubungan langsung dengan pembangunan kekuatan pertahanan negara.
Puncak pengabdian militernya adalah ketika ia dipercaya sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan (Irjen Kemhan), sebuah posisi yang menuntut integritas, ketegasan, dan kecermatan tinggi dalam mengawasi jalannya kebijakan pertahanan nasional.Selepas purna tugas dari dinas aktif, negara kembali memanggilnya.
Pada tahun 2022, Letjen Purwalaksana ditunjuk sebagai Asisten Khusus Menteri Pertahanan Bidang Ketahanan Pangan, sebuah peran strategis yang menjadi benteng utama dalam menghadapi tantangan global terkait krisis pangan dan ketahanan nasional. Dengan pengalaman, kepemimpinan, serta visi kuat, beliau berkiprah memastikan bahwa aspek pangan sebagai bagian dari pertahanan semesta dapat dikelola secara efektif, modern, dan berkelanjutan.
Sebagai putra terbaik Bali, perjalanan karier Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana bukan hanya kebanggaan bagi masyarakat Sanur, tetapi juga inspirasi bagi generasi muda Indonesia. Dari medan latihan hingga ruang kebijakan nasional, dari langit operasi lintas udara hingga meja perencanaan strategis, setiap langkahnya adalah wujud nyata dari dharma bakti kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dedikasinya menegaskan bahwa pengabdian tak berhenti ketika seragam dilepas—tetapi terus hidup dalam setiap tugas untuk menjaga masa depan bangsa.
( dede99 )







