BALI | ELANGBALI.COM – Musim hujan ekstrem yang mengguyur Bali sejak awal pekan ini membawa duka mendalam. Sejumlah wilayah terdampak banjir dan longsor, meliputi Denpasar, Jembrana, Badung, hingga Gianyar.
Data terbaru mencatat 10 orang meninggal dunia dan 6 lainnya masih hilang.
📍 BANJIR DENPASAR
➡️ Korban meninggal dunia:Ni Wayan LenyodNadiraEndang Cahyaning AyuRio Saputra (20)1 perempuan tanpa identitas (Mrs. X)
➡️ Korban hilang:Made Suwitri (43)Tasnim (54)Farwa Husein (32)3 korban lainnya masih dalam pendataan.Jenazah korban kini berada di RSUP Sanglah.
Keluarga yang kehilangan diminta segera melapor ke Posko DVI untuk keperluan identifikasi.
📍 BANJIR JEMBRANA
Nita Kumalasari (23), ibu muda hamil 2 bulan, terseret arus deras di Banjar Munduk, Desa Pengambengan.Komang Oka Sudiastawa (37), warga Banjar Sebual, ditemukan tewas akibat tersetrum listrik saat rumahnya terendam banjir.
📍 BANJIR KEROBOKAN
Endang Cahyaning Ayu (42) hanyut saat bersama suaminya mengantar kue dagangan. Sang suami selamat, namun Endang ditemukan meninggal di lokasi berbeda.
📍 LONGSOR GIANYAR
Ni Made Rupet (87)Ni Made Latip (75)Keduanya meninggal dunia setelah tertimpa tembok rumah yang ambruk diterjang longsor.
Tragedi ini menjadi pengingat bahwa bencana bisa datang tanpa diduga. Aparat dan tim SAR masih melakukan pencarian terhadap korban hilang.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama yang tinggal di sekitar aliran sungai dan tebing rawan longsor.
Mari kita doakan agar seluruh korban hilang segera ditemukan dan tidak ada lagi korban jiwa bertambah.
[ tim ]







